Facebook Tumbang Bukan Karena Diretas

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Facebook membantah layanan jejaring sosial mereka diretas oleh pihak Lizard Squad. Perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg mengungkapkan bahwa sistem milik mereka mengalami permasalahan.

Kelompok peretas Lizard Squad sebelumnya, melalui akun resmi Twitter-nya, menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa tumbangnya layanan jejaring sosial Facebook dan Instagram.

Tidak lama setelah pernyataan tersebut beredar, pihak Facebook langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Melalui keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Selasa (27/1/2015), pihak Facebook secara resmi menyanggah klaim dari pihak Lizard Squad.

"Baru-baru ini, banyak pengguna melaporkan kesulitan dalam mengakses Facebook dan Instagram. Hal ini tidak diakibatkan oleh gangguan atau serangan keamanan dari pihak ketiga," tulis juru bicara Facebook.

Menurut juru bicara tersebut, tumbangnya layanan kedua layanan jejaring sosial tersebut lebih diakibatkan karena adanya satu pembaruan atau update yang memengaruhi sistem konfigurasi.

"Terkait dengan gangguan tersebut, kami segera bertindak untuk memperbaiki masalah ini, dan layanan Facebook dan Instagram telah kembali beroperasional 100 persen untuk semua orang," katanya.

Sebelumnya, pada Rabu siang sekitar pukul 13.00 WIB, Facebook dilaporkan mengalami gangguan. Pengguna mengeluh tidak bisa mengakses layanan jejaring sosial terbesar di dunia itu. Selain Facebook, Instagram juga dikabarkan tumbang.

Saat itu, laman Facebook.com hanya menampilkan pesan berbunyi "This webpage is not available" yang biasanya muncul apabila akses ke sebuah situs tidak tersedia. 

Sementara itu, situs Instagram.com tak menampilkan apa pun kecuali sebuah layar putih kosong. Setali tiga uang dengan aplikasi mobile-nya, Instagram hanya menyajikan cacheberisi foto-foto yang sudah dibuka sebelumnya.

Related Posts:

0 Response to "Facebook Tumbang Bukan Karena Diretas"

Poskan Komentar